Tampilkan postingan dengan label All About SSG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About SSG. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Maret 2014

  Diklat SSG merupakan rangkaian yang mempelajari wawasan dasar keIslaman disertai pembentukan karakter BAKU ( BAik dan KUat ), ikhlas, jujur, tawadhu, berani, disiplin, tangguh, mengenal diri dan Rabbnya.
Materi Diklat diataranya Al-Quran, management qalbu, Islam diniyah, spiritual motivation, leadership, entrepreneurship, team building, beladiri, outdoor activity...
Jadi intinya diklat ssg terbagi menjadi 2 aktivitas. Yaitu aktivitas indoor dan aktivitas outdoor.

Pengen tau diklat ssg itu ngapain aja...???
Monggo, cekidot video dibawah ini..!!



Posted by Unknown On 08.27 No comments READ FULL POST

Senin, 10 Februari 2014

Tema Kegiatan:
"Mengabdi kepada Umat dan Menebar Sejuta Manfaat”



Maksud dan Tujuan:
Adapun tujuan dari kegiatan bakti sosial ini adalah :

1. Tujuan Umum

Terbangunnya kesadaran masyarakat akan indahnya islam secara praktis, yang dimaksud praktis disini adalah kita langsung memberikan contoh pembiasaan yang diajarkan islam  seperti salah satunya adalah menjaga kebersihan.

2. Tujuan Khusus

  • Membagun kesadaran “pembiasan khas Daarut Tauhiid” seperti 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), BEBAS KOMIBA (BErantakan-rapihakan, BASah-keringkan, Kotor-bersihkan, MIring-luruskan, Bahaya-amankan) dll.
  • Membangun kesadaran pembinaan anak sejak dini.
  • Membangun kesadaran Cinta Masjid dengan pemenuhan fasilitas masjid dan rutin diadakannya majlis ta'lim.
  • Membangun kesadaran cinta ilmu dengan cara menyumbangkan beberapa buku untuk dijadikan taman baca.

Adapun untuk waktu dan tempat pelaksanaan adalah:
Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Kamis, 12 s.d 15 Desember 2013
Lokasi Kegiatan:
Wilayah RT 03/13 Desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung

PESERTA KEGIATAN
Peserta Kegiatan dalam acara Bakti Sosial ini adalah seluruh warga RT 03/13 Desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, mulai dari kalangan anak-anak sampai dengan dewasa.

Kegiatan Bakti Sosial Santri Siap Guna Angkatan ke 26 di Wilayah Tegalega telah melibatkan seluruh anggota SSG-DT 26 Wilayah Tegalega, para pelatih pendamping dan alumni SSG-DT Wilayah Tegalega. Agenda kegiatan Bakti Sosial ini terdiri dari kegiatan utama sebagai berikut :

1. Ta’lim, meliputi :
    a. Ta’lim anak-anak

    b. Ta’lim muslimah




    c. Pengembangan kreatifitas anak-anak


2. Kerja Bakti bersama warga, meliputi :
Pembersihan lingkungan sekitar RT 03/13
 
Pembersihan Masjid dan Pengadaan Penerangan Masjid
 
 
Pengadaan Pengairan Masjid
3. Bazar Murah

4. Pentas Seni

SUSUNAN KEPANITIAAN 
Penaggung jawab:
1. Jufri Junaedi
                2. Fauziah Nur Alipah

Ketua Panitia:
Asep Saefullah

Wakil Ketua:
1. Muhammad Muhajir
                2. Ulfah Zakiyah

Sekertaris:
1. Rizqy Nurhaqy
                2. Yunita Yustikasari

Bendahara:
1. Agus Juhaeri
                2. Rifa’atul Mahmudah

Sie Acara:
1. Riyan Nur Rohim
2. Shofyan Ariantho
3. Rizki Handanil 
4. Evi Rahayu Khoirunnisa
5. Yosi Tri Gantini 
  6. Erti Nurmaya Sari

Sie Dana Usaha:
1. Ma'ruf Hasanudin  
2. Uswatun Nisa 
3. Raesa Mita 
4. Yuyun Yuningsih 

Sie Publikasai & Dokumentasi:
1. Indra Irawan
2. Gustian Santoso 
3. Silviani Yunistia 
4. Agni Isfa Maulina 
5. Aknes Junianis 

Sie Logistik:
1. Kasdiyudin
2. Aam Munawar
3. Rakhmat 

Sie Konsumsi:
1. Saepul 
2. Dineu Silvina Nur Fadhilah
3. Desnawati 

Cat:
Kegiatan Khidmat ini InsyaAllah akan terus berlangsung dengan menitikberatkan pada pembangunan dan pembinaan masyarakat di wilayah tersebut. 
Posted by Unknown On 08.06 No comments READ FULL POST

Kamis, 06 Februari 2014

Visi
“Memberdayakan rizki untuk umat”

Misi
1. Jangka pendek (Melaksanakan usaha untuk penggalangan modal usaha)
2. Jangka menengah (Membuat sebuah tempat usaha / bascame SSG-26.
3. Jangka panjang (Membuat badan usaha / perusahaan berbasis koperasi dan melaksanakan pelatihan di bidang kewirausahaan).

Program Awal
  • Pembuatan pin SSG untuk dijual dan mengumpulkan dana infak (ikhlas karena Allah) / Iuran anggota (tabungan).
  • Pembuatan jaket SSG-26, selanjutnya akan dikoordinir oleh Lumbung Umat dengan menyisihkan keuntungan untuk modal usaha ke depan.
  • Dagang tiap-tiap wilayah BAKSOS dikoordinir oleh danus masing-masing dengan menyisihkan iuran seikhlasnya/ditentukan kepada Lumbung Umat.
  • Menjual jaket dari MAKO SSG, dan distributor sayuran dari ECO PESANTREN.

Program Lanjutan
  • Membuat sebuah layanan usaha di bidang pendidikan seperti BIMBEL, Team Training dan Motivation, dan Pejuang Pengajar TPA
  • Membuat sebuah usaha desain, jasa konveksi dan percetakan
  • Menjual berbagai macam makanan ringan, minuman, herbal, buku, pakaian dan accesories akhwat
  • Menjual perlengkapan yang dibutuhkan oleh SSG-27
  • Memiliki mobil ambulance LUMAT untuk memudahkan membantu korban bencana alam seperti banjir, longsor, gempa dll.
Rencana mobil ambulance lumbung umat SSG DT 26

Penutup
Bismillah, semoga dengan doa dan dukungan sahabat semua, Lumbung Umat ini bisa memiliki sebuah bascame / posko SSG-26 sekaligus tempat usaha dalam badang centra produksi, pelayanan jasa dan penjualan barang, yang diharapkan akan bisa bersumbangsih besar bagi kesejahteraan umat dan membuak ladang usaha baru bagi anggotanya sesuai dengan keahliannya masing-masing, amin.

Info Lebih Lanjut :
Hub. Ikhwan : Rohmat 081807805371
        Akhwat : Melly 085294427630
Twitter : @bpdu_lumat26

Posted by Unknown On 18.01 No comments READ FULL POST

Kamis, 30 Januari 2014


Pendirian Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhiid pada awalnya dicertuskan oleh K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) pada tanggal 25 April 1999.

"Khairunnas Anfa'uhum Linnas" Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaatbagi orang lain, Hadist Rasulullah saw. ini menjadi dasar pemikiran diadakannya Pendidikan dan Latihan Santri Siap Guna (SSG). Dengan harapan terbentuk karakter-karakter yang dapat berperan sebagai agent perubahan di bidang ruhiah, leadership maupun entrepreneur. Sehingga akan terbentuk pribadi mandiri, mampu memimpin dirinya sendiri, menghidupi diri dan bermanfaat bagi orang lain (Khidmat).

Visi
"Terbangunya Jiwa Kepemimpinan, Kemandirian berbasis ma’rifattullah yang memiliki peranan di masyarakat."

Misi
"Mewujudkan generasi muda yang memiliki konsep sukses dalam hidup muslim, yaitu: Beribadah dengan benar dan Istiqomah, Berakhlaq terpuji, Belajar dan berlatih tiada henti, Bekerja keras, cerdas dan ikhlas, Bersahaja dalam Hidup, Bantu sesama, Bersihkan hati selalu."

Tujuan
Umum
Membina dan memberdayakan generasi insani untuk mencapai ridho Allah SWT.
Khusus
Membina dan merubah pola pikir dan karakter generasi muda.
Membina dan menempa akhlaq dan moralitas pemuda dan remaja.
Wahana silaturahmi umat untuk mempercepat ukhhuwah.
Tercapainya jaringan pengembangan dakwah islamiyah di masyarakat.
Menjadi pusat pengembangan Sumber Daya Muslim (SDM).

Konsep ini terus berjalan hingga saat ini dengan dukungan dan kerjasama yang sinergis dan keberpihakan antara Santri Siap Guna, Aparat Pemerintahan, Ormas-Ormas dan Masyarakat. Di samping itu, adanya salah satu target program, yaitu untuk menjadikan Kota Bandung sebagai Pilot Project untuk mewujudkan Kota Santri yang Bermartabat. Santri Siap Guna yang sudah tersebar di tiga provinsi besar, yaitu Jawa Barat (meliputi Bandung, Garut, Cianjur, Sumedang, Subang dan Depok), Banten (meliputi Tangerang dan Banten), dan DKI Jakarta. Namun, peserta diklat ini sering datang dari berbagai asal daerah kepulauan seperti, Sumatera, Sulawesi, dsb. Sampai saat ini telah memiliki anggota lebih dari 10.000 orang. Dalam proses pengkaderan dan pembinaannya, alhamdulillah Santri Siap Guna sampai saat ini telah mencapai 26 angkatan, dengan masa pendidikan 3 bulan. Tempat dan waktu Diklat pun disesuaikan dengan waktu luang para peserta Diklat.




Posted by Unknown On 00.42 No comments READ FULL POST

Senin, 27 Januari 2014

Pada umumnya manusia terlahir dan diberi nama layaknya do’a-do’a sebagai harapan perwujudan di kehidupannya kelak. Maka sejak berabad-abad lalu, dari jaman jahiliyah hingga kini, berbondong-bondong orang mencari nama terindah yang akan melekat pada si anak hingga akhir hayatnya.

Pun dengan nama SSG (Santri Siap Guna), sebuah nama yang diliputi berjuta do’a dan harapan yang akan membawa hidup kita lebih dari sekedar ada, membuat kita tak malu-malu lagi berkata “Aku bangga jadi Muslim”.

Terlepas dari alasan pencetusnya dalam memilih kata-kata ini sebagai nama. Kalau boleh berpendapat menurut saya, 3 kata tersebut memang super dan sungguh dashyat. Kata “Santri” menggambarkan bahwa kita hidup bukan hanya mengerti terhadap ilmu dunia, tapi juga paham akan ilmu agama, menerapkannya sebagai suatu sistem yang saling melengkapi. Kata “Siap” yang disandingkan dengannya mencakup bahwa bagaimanapun situasi dan kondisinya, kita senantiasa bersedia, selalu bisa diandalkan, dan berbagai sifat kesatria lainnya. Sedang kata “Guna” sebagai penutup, menjadikan kita bukan hanya seonggok daging yang bisa berjalan, berbicara, bernafas dan melakukan hal-hal individual saja, tapi lebih dari itu, menjadi bermanfaat dan bermakna.

Dan dari ketiga kata inilah tercipta “Khairunnas Anfa’uhum linnas” Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. Ngebaca atau ngedenger aja udah keren banget kan? Apalagi kalau dilakoni sendiri. Berasa seperti superhero yang sering nongol di layar kaca. Dan kerennya, konon, hal kayak gini punya efek candu (ketagihan), ingin dan ingin terus melihat orang lain tersenyum dengan keberadaan kita, (g percaya? Coba aja! Hehe). Kita menjadi manusia yang benar-benar dibutuhkan, dicari-cari, dirindukan, keberadaannya menjadi berkah bagi yang lainnya, maka saat kepergiaanya adalah hal yang sangat tidak diinginkan.

Mengapa LaskarSSG26?

Mendengar kata yang satu ini, mungkin yang terlintas di benak kita adalah “Laskar Pelangi”. Sebuah novel karangan Andrea hirata yang dijadiin film dan laku keras di semua umur dan semua kalangan. Cerita yang mengusung tema mimpi dan semangat untuk mencapainya. Sekumpulan anak-anak yang dengan gigih mewujudkan hal-hal yang awalnya dianggap “g mungkin” oleh orang-orang sekitar.

Tak jauh beda, semoga kita juga punya mimpi yang tak kalah besar dari mimpi anak-anak dalam kisah tersebut. Mimpi mulia yang dibarengi usaha yang tidak putus-putusnya. Menghapus wajah murung dunia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri, “Laskar” diartikan sebagai tentara; kelompok serdadu; pasukan.

Seiring dengan itu, maka semoga alumni SSG terkhusus SSG26 menjadi karakter-karakter yang mampu berlaku layaknya tentara yang tak gentar walau dalam keadaan apapun, menjadi yang terdepan dalam kebaikan, maju beriringan dalam mengalahkan musuh agama (dari diri sindiri maupun dari luar), punya tekad yang kuat untuk menciptakan kehidupan yang damai dan tentram dalam naungan Islam. Tak luput menjaga kehormatan dengan menjadi muslim jujur dan terpercaya sampai mati.
Semoga kita tetap menjadi kelompok serdadu yang bertanggung jawab, menepati janji, setia dan tahu balas budi.
Hidup menjadi pejuang, pembela kebenaran dan keadilan, rela berkorban apapun karena Allah semata.
Kemudian menjadi pasukan bumi yang disiplin, gigih dan ulet, tangguh, pantang mengeluh, pantang menyerah, pantang menjadi beban, serta pantang berkhianat.
Dan tentunya dibarengi berakhlaq mulia dan berhati tulus.

Layaknya Pelangi, SSG (Santri Siap Guna) merupakan keluarga yang terbentuk dari berbagai latar belakang, baik keluarga, karakter, keahlian, profesi, asal daerah, suku, bahasa, warna kulit, dll. Semuanya berbaur dalam satu ikatan hati. Membentuk pemandangan yang indah. Saling melengkapi satu dengan yang lain, bahu-membahu dalam perwujudan kebaikan. Seperti yang dicontohkan oleh para pendahulu kita, dimana Abu Bakar yang merupakan bangsawan Arab, duduk bersandingan penuh rasa persaudaraaan yang erat dengan Shuhaib imigran Romawi, Salman pengembara Persia, dan tentu Bilal “bekas” budak Negro Habasyah.


Maka, dengan mengikuti jejak orang-orang shaleh ini, semoga kita pun bisa bertemu di jannah-Nya kelak. Aamiin…

Finally, semoga semangat senantiasa terbit di hari-hari kita, layaknya matahari yang tak lupa menyapa pagi, seperti bulan yang setia pada malam, yang meski sesekali sang awan menutupinya, tapi ia tetap ada di sana, hanya butuh terpaan angin, lalu bessstt….nampaklah kemegahannya, kembali menerangilah ia.

Dan untuk mewujudkan kebaikan yang menjamur di segala penjuru bumi ini, maka yang perlu kita lakukan adalah “Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal yang kecil, dan Mulai saat ini, serta terus bertindak dengan asas PDLT (Perbaiki Diri Lakukan yang terbaik)”, seperti kata guru kita, aa’ gym. ^_^

Semangaaaaaattt….. !!!

Oleh Rifa'atul Mahmudah
Posted by Unknown On 06.04 2 comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube